0852 217 22007 info@centraldata.co.id

Sadar atau tidak, dengan pertumbuhan penduduk dan gaya hidup yang ingin serba cepat saji maka semakin banyak pula kebutuhan pangan yang harus disediakan. Di bawah ini kami sajikan 11 tips sukses yang dapat digunakan sebagai dasar pedoman sebelum mengelola dan membangun usaha restoran, yaitu :

1. Buat Konsep Restoran – Konsep merupakan hal utama yang patut dipikirkan. Konsep ini akan menjadi daya tarik bagi pelanggan dan juga sebagai identitas atau karakteristik restoran yang akan dibangun. Di dalam menentukan konsep, harus membuat visi dan misi sebagai acuan atau kerangka dasar dari bisnis yang akan dibangun.

2. Pilih Lokasi Strategis – Lokasi tentu menjadi salah satu aspek yang harus direncanakan dengan baik karena ini akan menentukan perkembangan bisnis. Lokasi di pusat keramaian pasti menjadi pilihan yang tepat jika ingin membuka restoran. Lokasi seperti dekat perkantoran, pusat perbelanjaan atau jalan raya menjadi lokasi yang dianggap sangat strategis.

3. Perhitungkan Modal dan ROI – Untuk mengeluarkan modal, diperlukan kecermatan dalam memperhitungkan seberapa besar investasi yang patut dikeluarkan serta proyeksi sales untuk memperhitungkan ROI. Pada awal pembangunan, modal harus sudah dimasukan untuk pembangunan dan penunjang konsep seperti: desain interior, dekorasi, peralatan, perlengkapan restoran, buku menu, dan lain lain yang dianggap penunjang restoran. Modal kerja/operasional selama 3 bulan pertama sudah harus dipersiapkan termasuk di antaranya biaya pelatihan karyawan.

4. Buat S.O.P (Standard Operating Procedure) – Membuat SOP tak kalah pentingnya sebagai panduan dalam menjalankan bisnis restoran. SOP ini mengatur segala urusan seperti cara kerja di setiap bagian, lingkup pekerjaan, penentuan target, tata cara penyajian/pelayanan restoran, penampilan setiap karyawan, serta administrasi keuangan harus diatur dengan baik. Buatlah prosedur standar atau SOP pada setiap jabatan/tugas setiap divisi yang ada.

5. Rekrut Karyawan HRD – Keberadaan staf Human Resource Development (HRD) sangatlah krusial, mengingat posisi HRD bukan hanya berhadapan langsung dengan orang dalam perekrutan, tetapi ia juga piawai dalam memotivasi setiap pegawai agar bisnis yang dijalankan berjalan dengan baik. Pemilihan HRD harus selektif ┬ákarena perannya sangat vital untuk bisnis tersebut.

6. Rekrut Tim Managemen Restoran – Seorang owner di restoran yang dibangun tidak akan bisa mengurus segala sesuatunya sendirian. Disinilah pentingnya sebuah managemen restoran. Idealnya memiliki 1 manager restoran, 2 asisten operasional, 1 supervisor operasional dan 1 staf admin/staf pelayanan. Untuk crew dapur dan dining jumlahnya dapat disesuaikan.

7. Lakukan Marketing dan Promosi – Sebelum melakukan launching restoran, tentu segala sesuatunya patut sudah disiapkan. Mulai dari desain logo, nama restoran, buku menu, foto menu restoran, perlengkapan restoran, seragam, comment card, peralatan promosi (buku,brosur,dll), banner, iklan majalah, web, dan lain lain. Disinilah dibutuhkan tenaga marketing dan promosi agar target pasar yang diinginkan dapat tepat sasaran dan restoran semakin banyak dikenal pasar.

8. Tentukan Menu yang Bervariasi – Memang dalam membuat usaha khususnya restoran, restoran tersebut harus memiliki ciri khas atau menu andalan. Namun, juga harus membuat alternatif pilihan menu lainnya melihat selera makanan masyarakat yang beragam. Banyaknya variasi makanan dan minuman membuat pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang dianggap serba ada.

9. Tentukan Harga Jual – Masalah yang satu ini bisa dianggap sangat sensitif. Dibutuhkan ketelitian dalam menentukan harga jual setiap porsi menu yang dibuat. Ini akan bersangkutan terhadap segmen pasar yang ditujukan. Harga haruslah dibuat secara wajar sehingga pelanggan tidak merasa kecewa terhadap pelayanan ataupun penyajian yang diberikan.

10. Buat Perizinan Usaha Resto Anda – Keamanan dan kenyamanan restoran dalam menjalankan bisnis tentu menjadi salah satu tujuan dalam berwirausaha. Pastikan restoran sudah mengantongi perizinan dari instansi pemerintah atau pihak berwenang. Jika restoran terus berkembang, segeralah mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), perizinan Kementrian Kesehatan dan juga sertifikat HALAL dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

11. Sistem Komputerisasi Restoran. – Dalam mengelola bisnis restoran saat ini, dibutuhkan suatu piranti yang bisa memudahkan pengelola ataupun pemilik. Untuk itu pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna bisa menjadi salah satu jawabannya. Maka, tak heran bila banyak bisnis kuliner yang menggunakan software restoran sebagai aplikasi berbasis komputer untuk membantu pengelolaan bisnis.

Dengan software restoran, semua pekerjaan yang berkaitan dengan data dan informasi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Mulai dari informasi mengenai daftar menu, daftar harga, hingga cara pembayaran memberi kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan order. Sedangkan informasi mengenai omset penjualan, jumlah stok yang dimiliki, serta perhitungan akuntansi sangat dibutuhkan oleh pihak manajemen, utamanya dalam mendasari keputusan bisnis yang dibuat.

Salam Kuliner, semoga bermanfaat.